back to top

Ini 5 Saham Top Gainers Pekan Ini, Saham UANG Tertinggi, Ada BUMI dan PJHB

STOCKWATCH (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama lima hari perdagangan (10-14 November 2025) mengalami penurunan sebesar 20,804 poin atau melemah 0,25%, yaitu dari 8.391,240 menjadi 8.370,436.

Menurut data RTI Business, kapitalisasi pasar pada Jumat (14/11/2025) ini tercatat sebesar Rp15.346.206 triliun, meningkat dari Rp15.345.617 triliun, Senin (10/11/2025).

Di tengah penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penguatan terbesar atau top gainers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten teratas di Top Gainers dalam lima hari pekan ini (10-14 November 2025) adalah PT Pakuan Tbk (UANG), PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB), First Media Tbk (KBLV), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

Dalam periode tersebut di atas, harga saham UANG naik Rp2.895 atau melejit 135,92% menjadi Rp5.025 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 61,6 juta unit senilai Rp269,1 miliar. Frekuensi transaksi saham UANG sebanyak 39.475 kali. Net foreign buy (NFB) di saham UANG tercatat Rp1,2 miliar.

Posisi kedua, ditempati oleh saham PJHB yang terangkat Rp478 atau meningkat 116,02% menjadi Rp890 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 1,1 miliar unit senilai Rp925,2 miliar. Frekuensi transaksi saham PJHB sebanyak 464.624 kali. Net foreign buy (NFB) di saham PJHB tercatat Rp1,2 miliar.

Berikut, saham KBLV naik Rp103 atau menguat 72,03% menjadi Rp246 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 1,6 miliar unit senilai Rp332,7 miliar dengan frekuensi sebanyak 116.361 kali. Net foreign sell (NFS) di saham KBLV tercatat sebesar Rp490,1 juta.

Keempat diduduki saham BUMI yang naik Rp83 atau melejit 58,87% menjadi Rp224 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 72 miliar unit senilai Rp14 triliun. Frekuensi transaksi saham BUMI sebanyak 978.889 kali. Net foreign buy (NFB) di saham BUMI tercatat sebesar Rp507,7 miliar.

Terakhir (kelima), saham NRCA terangkat Rp365 atau menguat 54,07% menjadi Rp1.040 per saham. Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 507,2 juta unit senilai Rp500,4 miliar dengan frekuensi sebanyak 72.503 kali transaksi. Net foreign buy (NFB) di saham NRCA tercatat sebesar Rp30,8 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank BJBR Rilis Obligasi Rp932,415 Miliar, Bunga Tertinggi 6,25% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Pembangunan daerah Jawa barat dan...

Daaz Lestari Perbesar Pinjaman ke Anak Usaha Menjadi Rp37,5 Miliar Buat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) memberikan...

Buat Modal Kerja, Pelayaran Ekalya (ELPI) Bakal Gelar Right Issue 2,112 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru