Ini 5 Saham Top Gainers Pekan Ini, Saham UANG Tertinggi, Ada BUMI dan PJHB
STOCKWATCH (JAKARTA) โ Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama lima hari perdagangan (10-14 November 2025) mengalami penurunan sebesar 20,804 poin atau melemah 0,25%, yaitu dari 8.391,240...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH (JAKARTA) โ Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama lima hari perdagangan (10-14 November 2025) mengalami penurunan sebesar 20,804 poin atau melemah 0,25%, yaitu dari 8.391,240 menjadi 8.370,436.
Menurut data RTI Business, kapitalisasi pasar pada Jumat (14/11/2025) ini tercatat sebesar Rp15.346.206 triliun, meningkat dari Rp15.345.617 triliun, Senin (10/11/2025).
Di tengah penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penguatan terbesar atau top gainers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten teratas di Top Gainers dalam lima hari pekan ini (10-14 November 2025) adalah PT Pakuan Tbk (UANG), PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB), First Media Tbk (KBLV), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin