IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen 49,9% Saham dari Investor Raksasa Dunia
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendapatkan dukungan kuat dari deretan investor global untuk rencana pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Dukungan ini menja...
Data terbaru menunjukkan potensi besar dari kegiatan eksplorasi. Pengeboran di Prospek Kolokoa selama enam bulan berhasil menambah sekitar 445 ribu ounces emas. Hasil ini meningkatkan total estimasi sumber daya mineral Tambang Emas Pani menjadi 7,4 juta ounces.
Perseroan juga memulai pengeboran lebih dalam di bawah pit utama. Rencananya, pengeboran di area Lone Pine akan dimulai pada semester kedua 2026. Saat ini, sumber daya Pani baru berasal dari area seluas 135 hektar, sangat kecil dibanding total wilayah konsesi yang mencapai 14.670 hektar.
Dari sisi operasional, kapasitas pengolahan ditargetkan naik menjadi 22 juta ton per tahun pada 2028. Pengembangan ini mendukung produksi emas tahunan puncak sekitar 545 ribu ounces.
Biaya produksi Perseroan juga tergolong kompetitif. Estimasi biaya life-of-mine all-in sustaining cost (AISC) berada di angka USD 794 per ounce sebelum royalti pemerintah.
Aksi korporasi di HKEX ini didukung oleh UBS dan CITIC Securities sebagai sponsor utama. Morgan Stanley, HSBC, CICC, dan Macquarie bertindak sebagai Joint Overall Coordinators, Joint Global Coordinators, dan Joint Bookrunners.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...