IPO di Hong Kong, EMAS Kantongi Komitmen 49,9% Saham dari Investor Raksasa Dunia
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendapatkan dukungan kuat dari deretan investor global untuk rencana pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Dukungan ini menja...
Lembaga keuangan lain seperti DBS, Mizuho, OCBC, UOB Kay Hian, Société Générale, Natixis, dan Crédit Agricole juga bergabung sebagai Joint Bookrunners dan Lead Managers.
EMAS merupakan anak usaha MDKA yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada September 2025. Perseroan mulai menambang pada Oktober 2025 dan mencetak emas pertama pada Februari 2026. Penjualan emas perdana dilakukan pada Maret 2026.
Ke depan, EMAS membangun fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang mulai beroperasi pada 2028. Kapasitasnya akan ditingkatkan menjadi 12 juta ton per tahun pada 2029 untuk mencapai puncak produksi pada 2031. Tambang ini diperkirakan memiliki umur tambang sekitar 15 tahun.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...