ISEAI Soroti Manuver Danantara di Saham Ojol: Sinyal Merger Gojek–Grab Kuasai 91% Pasar Menguat
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melakukan manuver besar di sektor transportasi daring. Lembaga ini mulai memborong saham perusahaan aplikator...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melakukan manuver besar di sektor transportasi daring. Lembaga ini mulai memborong saham perusahaan aplikator untuk mengawal kebijakan baru Presiden Prabowo Subianto.
Langkah strategis ini bertujuan memastikan implementasi penurunan komisi aplikator menjadi maksimal 8%. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan keterlibatan lembaga investasi negara tersebut. “Danantara telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojol untuk memastikan kebijakan potongan 8% dapat diimplementasikan,” ujarnya ddikutip dari naskah ISEAI Working Paper yang dirilis Minggu (3/5/2026).
Pemerintah saat ini tengah membahas pemberian golden share atau saham emas kepada Danantara. Instrumen ini memberikan hak veto kepada negara atas keputusan strategis perusahaan. Hak tersebut mencakup penentuan tarif, skema komisi, hingga kebijakan kesejahteraan pengemudi.
Masuknya Danantara ke struktur pemilik saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memicu spekulasi pasar. Intervensi ini dinilai sebagai jembatan untuk melakukan merger antara Gojek dan Grab.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...