Isu Serangan Militer ke Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Justru Anjlok 3%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Harga minyak dunia ditutup merosot pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (1/5/2026) WIB. Pelemahan ini terjadi setelah harga minyak Brent s...

Isu Serangan Militer ke Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Justru Anjlok 3%
Bacakan Artikel

Bill Perkins, Chief Investment Officer di Skylar Capital Management, menilai pasar minyak digerakkan oleh campuran gangguan fisik, geopolitik, dan psikologi investor. Para pedagang memantau ketat pergerakan kapal tanker dan sinyal politik selama konflik ASโ€“Iran berlangsung.

โ€œKita agak jauh dari kesepakatan, dan mungkin permusuhan atau sedikit lebih banyak waktu [dibutuhkan] untuk membuka Selat Hormuz,โ€ kata Bill Perkins.

Meskipun cadangan strategis membantu meredam harga, pasar produk minyak tetap mengalami tekanan signifikan. Hal ini terlihat dari lonjakan tajam harga diesel dan hambatan logistik yang terus berlanjut.

Goldman Sachs mencatat adanya risiko penurunan permintaan secara global. Konsumsi minyak pada April diperkirakan 3,6 juta barel per hari lebih rendah dibandingkan level Februari. Kelemahan ini terkonsentrasi pada bahan bakar jet dan bahan baku petrokimia.

Bill Perkins memprediksi harga minyak bisa melonjak ke arah 140 USD hingga 150 USD per barel jika gangguan terus menetap. Namun, level harga yang sangat tinggi tersebut pada akhirnya akan membatasi permintaan pasar.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: