Jhonlin Agro Raya Raih Kontrak Pertamina Patra Niaga Senilai Rp1,65 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Perusahaan milik konglomerat asal Kalimantan Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), telah melakukan penandatangangan kontrak dari Pertamina Patra Niaga senilai Rp1,65 tr...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Perusahaan milik konglomerat asal Kalimantan Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), telah melakukan penandatangangan kontrak dari Pertamina Patra Niaga senilai Rp1,65 triliun pada 11 Januari 2024.
Direktur Keuangan JARR Temmy Iskandar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (15/1/2024) mengemukakan, perjanjian kontrak tersebut dalam rangka pengadaan biodiesel atau fatty acid methyl ester (FAME). “Estimasi nilai kontrak tersebut mencapai Rp1,65 triliun,” tulisTemmy dalam keterangannya.
Menurut Temmy, nilai kontrak tersebut belum termasuk dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selain itu, Temmy menegaskan, tidak terdapat hubungan afilias antara Johnlin Agro Raya (JARR) dengan Pertamina Patra Niaga.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90