Jumlah IPO Turun? OJK Sederhanakan Aturan Go Public dan Fokus pada Kualitas Calon Emiten
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan fokus pada kualitas perusahaan yang akan melakukan Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia....
โDengan adanya penyempurnaan regulasi tersebut, kami berharap akan semakin mendorong kuantitas IPO yang berkualitas di Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor,โ ujar Inarno.
Saat ini, OJK mencatat ada 10 calon emiten yang pernyataan pendaftarannya sedang dalam proses penelaahan. Total nilai emisi diperkirakan mencapai Rp5,3 triliun. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah.
Laporan keuangan cut off Juni 2025 yang telah diaudit secara menyeluruh biasanya digunakan emiten sebagai dokumen pernyataan pendaftaran. Masa berlaku dokumen ini enam bulan sehingga bisa memperoleh efektif dari OJK pada Desember mendatang.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 66 perusahaan melakukan IPO sepanjang 2025. Hingga 29 Agustus, sudah ada 22 perusahaan resmi mencatatkan saham. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp10,39 triliun.
Hingga 29 Agustus 2025, dalam pipeline BEI terdapat tujuh perusahaan yang bersiap melakukan IPO. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan komposisi pipeline berdasarkan aset.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...