Karena Sederet Faktor Ini, Bursa Saham Wall Street Kompak Meroket!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street kompak meroket pada penutupan perdagangan Senin (23/1/2023) waktu setempat. Melonjaknya akhir perdagangan Bursa Saham Amerika Serikat (AS) itu antara...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street kompak meroket pada penutupan perdagangan Senin (23/1/2023) waktu setempat. Melonjaknya akhir perdagangan Bursa Saham Amerika Serikat (AS) itu antara lain dipicu oleh peningkatan saham sektor teknologi. Saham Tesla dan Apple mengalami kenaikan dengan harapan bahwa pembukaan kembali Tiongkok akan meningkatkan bisnis kedua perusahaan tersebut.
Selain itu, perhatian para investor selanjutnya tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dilaksanakan pekan depan. Investor memperkirakan potensi perlambatan kenaikan suku bunga oleh the Fed dan bersiap untuk minggu laporan kinerja emiten yang padat.
Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, Amerika Serikat ditutup melesat 254,07 poin (0,76%) menjadi 33.629,56. Kondisi serupa terjadi pada indeks S&P 500 yang 47,2 poin (1,19%0 menjadi 4.019,81. Demikian pula yang terjadi dengan indeks Nasdaq, melambung 223,98 poin (2,01%) menjadi 11.364,41.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026