Kebijakan Perdana Kevin Warsh Tekan Harga Emas, Logam Mulia Terperosok 1%
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot pada akhir perdagangan Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (18/6/2026) WIB. Penurunan ini terjadi saat investor mencerna keputusan bank s...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot pada akhir perdagangan Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (18/6/2026) WIB. Penurunan ini terjadi saat investor mencerna keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunga. Kebijakan tersebut merupakan keputusan perdana di bawah pimpinan Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, Kevin Warsh.
Mengutip CNBC, harga emas spot anjlok 1,03% ke posisi USD 4.285,52 per ons troi. Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman Agustus turun 0,84% menjadi USD 4.317,8 per ons troi.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan pada kisaran 3,5% hingga 3,75%. Langkah ini diambil guna mendukung mandat ganda bank sentral AS dalam menjaga stabilitas ekonomi.
"Komite memutuskan mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal pada 3-1/2 hingga 3-3/4 persen, guna mendukung mandat ganda Federal Reserve," ungkap pernyataan FOMC pada Rabu waktu setempat.
Warsh bersama anggota komite lainnya melihat tingkat inflasi saat ini masih menjadi tantangan besar. Gangguan pada rantai pasokan energi disebut sebagai salah satu penyebab kenaikan harga di sejumlah sektor.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...