KIJA Rugi Rp6,4 Miliar pada Semester I 2026, Ini Penyebab Utamanya

KIJA Rugi Rp6,4 Miliar pada Semester I 2026, Ini Penyebab Utamanya
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) membukukan rugi bersih sebesar Rp6,4 miliar pada semester I-2026.
Bacakan Artikel


 


Dari sisi profitabilitas, laba bruto KIJA tercatat Rp840,5 miliar dengan marjin bruto 34%, turun dari Rp1,12 triliun dengan marjin 41% pada semester I-2025. EBITDA juga turun 25% menjadi Rp747,7 miliar. Perseroan mencatat rugi selisih kurs sebesar Rp280,7 miliar, kerugian penghentian instrumen lindung nilai Rp154,6 miliar, serta percepatan amortisasi Senior Notes sebesar Rp24,9 miliar.


 


Sepanjang semester I-2026, marketing sales KIJA mencapai Rp1,19 triliun atau sekitar 32% dari target tahun ini sebesar Rp3,75 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari Kendal yang menyumbang 71%, didukung penjualan lahan kepada produsen baterai dan produsen peralatan rumah tangga asal Indonesia. Sementara Cikarang dan wilayah lainnya berkontribusi 29%, antara lain dari penjualan lahan kepada perusahaan tekstil Indonesia dan importir bahan bangunan asal Tiongkok.


 


Budianto mengatakan, pertumbuhan bisnis infrastruktur menjadi penopang utama kinerja perseroan di tengah penurunan kontribusi bisnis pengembangan lahan.


 

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: