Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
Sandra mengatakan kinerja semester I 2026 menunjukkan strategi perusahaan dalam memperkuat ekosistem bisnis emas yang terintegrasi mulai membuahkan hasil.
Sandra mengatakan, pencapaian pada semester pertama tahun ini menunjukkan bahwa strategi Perseroan dalam memperkuat ekosistem bisnis emas yang terintegrasi telah memberikan hasil yang positif.
“Dengan fundamental bisnis yang
semakin solid, dukungan dari pertumbuhan permintaan institusi keuangan dan
Bullion Bank, serta prospek industri emas yang tetap menjanjikan, kami akan
terus berfokus pada penciptaan pertumbuhan yang berkelanjutan, memperkuat daya
saing Perseroan, dan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh
pemegang saham," katanya.
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten