STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan kinerja yang solid dan mampu membukukan laba bersih sebesar Rp190,30 miliar (Rp104,65 per saham) pada kuartal III 2025. Angka ini naik 28,6% dibandingkan Rp148,02 miliar (Rp81,40 per saham) di periode yang sama tahun 2024.
Menurut laporan keuangan IPCC, dikutip Rabu (22/10/2025), capaian tersebut didukung oleh pendapatan operasi yang meningkat 12,7% dari Rp585,82 miliar di kuartal III 2024 menjadi Rp660,24 miliar pada kuartal III 2025.
Adapun pendapatan operasi tersebut di atas berasal dari pelayaran jasa terminal Rp591,34 miliar, naik 7,8% dari Rp548,33 miliar. Pelayanan jasa barang meningkat 96,72% dari Rp18,29 miliar menjadi Rp35,98 miliar. Pelayanan rupa-rupa usaha melejit dari Rp9 miliar menjadi Rp32,37 miliar. Sedangkan pengusahaan tanah, bangunan, air dan listrik turun dari Rp10,20 miliar menjadi Rp547,87 juta.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan IPCC juga naik 8,3% dari Rp343,30 miliar menjadi Rp371,75 miliar. Meksi begitu, laba bruto IPCC tetap tumbuh sebesar 18,95% dari Rp242,53 miliar menjadi Rp288,48 miliar.
Setelah dikurangi sejumlah beban, IPCC mampu mencatatkan laba usaha Rp218,42 miliar di triwulan III 2025, meningkat 21,3% dari Rp180,09 miliar di triwulan III 2024. Adapun laba sebelum pajak penghasilan tumbuh 26,4% dari Rp187,35 miliar menjadi Rp236,86 miliar di triwulan III 2025.
Sementara itu, total aset IPCC naik 3,8% dari Rp1,85 triliun per 31 Desember 2024 menjadi Rp1,92 triliun pada 30 September 2025. Sedangkan liabilitas tercatat Rp586,72 miliar, naik 2,3% dari Rp573,50 miliar. Perseroan mampu mengumpulkan ekuitas Rp1,34 triliun per 30 September 2025, naik 5,5% dari Rp1,27 triliun per 31 Desember 2024.
