Kuartal I 2025, Bank Danamon Cetak Laba Rp757 Miliar, Kredit Tumbuh 7%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), grup jasa keuangan global MUFG, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp757 miliar pada kuartal I 2025. Pencapaian laba Perseroan didu...

Kuartal I 2025, Bank Danamon Cetak Laba Rp757 Miliar, Kredit Tumbuh 7%
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), grup jasa keuangan global MUFG, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp757 miliar pada kuartal I 2025. Pencapaian laba Perseroan didukung, antara lainย  oleh pertumbuhan kredit dan pendanaan, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

Total kredit dan trade finance 1 konsolidasian BDMN sebesar Rp192,7 triliun pada kuartal I 2025, tumbuh 7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Perseroan juga berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp151,7 triliun pada kuartal I 2025, tumbuh 6% dibanding periode sama sebelumnya.ย Adapun pendapatan operasional BDMN sebelum pencadangan (โ€œPPOPโ€) konsolidasian mencapai Rp2,0 triliun pada kuartal I 2025.

โ€œSepanjang periode tiga bulan pertama 2025, Danamon terus menjaga momentum pertumbuhannya, dengan kinerja yang baik pada sisi penyaluran pinjaman dan penghimpunan dana, serta dengan kualitas aset yang tetap terjaga dengan baik,โ€ kata D. Ejima, Direktur Utama BDMN dalam keterangan, Selasa (29/4/2025).

Dia menambahkan, dengan strategi Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial, Danamon terus berkomitmen menjadi penyedia solusi finansial terbaik bagi nasabah bersama dengan MUFG sebagai perusahaan induk. โ€œKami mengapresiasi kepercayaan dari nasabah, para mitra, pemegang saham, regulator, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, kepada Danamon,โ€ ujarnya.

Menurut Ejima, pertumbuhan penyaluran kredit Danamon didorong oleh pertumbuhan dua digit pada lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, SME Banking, dan Consumer Banking. Pertumbuhan ini juga terlihat pada sisi penghimpunan dana, dengan pertumbuhan pendanaan granular 2 yang stabil, sebesar 6% year-on-year.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: