Kuartal I 2026, Program UMKM BISA Ekspor Kemendag Cetak Transaksi USD 23,6 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan hasil gemilang dari program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Total tra...

Kuartal I 2026, Program UMKM BISA Ekspor Kemendag Cetak Transaksi USD 23,6 Juta
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan hasil gemilang dari program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Total transaksi program ini mencapai USD 23,60 juta sepanjang triwulan I 2026. Lonjakan nilai transaksi paling signifikan terjadi pada Maret 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai capaian ini membuktikan efektivitas strategi pemerintah. Strategi tersebut fokus mendorong pelaku usaha lokal menembus pasar internasional. Penjajakan bisnis atau business matching menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

โ€œKemendag akan terus memperluas akses pasar, memperkuat promosi, serta memastikan UMKM mendapatkan pendampingan yang tepat agar mampu berkelanjutan di pasar ekspor,โ€ ujar Mendag Budi di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) merinci total transaksi tersebut. Angka ini terdiri atas potensi transaksi melalui nota kesepahaman (MoU) sebesar USD 19,64 juta. Selain itu, terdapat pesanan pembelian (purchase order) senilai USD 3,96 juta.

Sepanjang periode tersebut, Ditjen PEN telah menyelenggarakan 170 kegiatan business matching. Kegiatan ini melibatkan 396 UMKM dengan total partisipasi sebanyak 528 kali. Program ini juga didukung oleh 25 pembina UMKM, termasuk Bank Indonesia dan Japan External Trade Organization (JETRO).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: