Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp10,872 miliar atau Rp10 per saham pada...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp10,872 miliar atau Rp10 per saham pada 13 Mei 2026.
Agustinus Sumandar, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan YULE dalam pengumuman hasil RUPS yang disampaikan, Senin 13 April 2026 menjelaskan, rencana pembagian dividen ini ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) YULE pada Jumat, 10 April 2026.
Menurut Sumandar, penerima dividen adalah pemegang saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) YULE per 22 April 2026. Cum dan Ex dividen YULE di pasar reguler dan pasar negosiasi BEI ditetapkan pada 20 dan 21 April 2025, sedangkan di pasar tunai pada 22 dan 23 April 2026. Adapun pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 13 Mei 2026.
Sepanjang tahun 2025, jelas Sumandar, YULE berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp132,13 miliar.
Per Desember 2025, Perseroan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp300,69 miliar. Sedangkan total ekuitas perusahaan sekuritas tersebut mencapai Rp699,02 miliar per Desember 2025. (konrad)
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan