Kuartal III 2025, Laba Emiten Jasa Hulu Migas (ELSA) Rp526,56 Miliar, Turun 4,47%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Kinerja laba emiten jasa hulu minyak dan gas yakni, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalami penurunan selama sembilan bulan pertama 2025. Penurunan laba ini dipicu kenaikan sejumlah b...
Kendati laba turun, pendapatan bersih ELSA tumbuh 8,54% menjadi Rp10,47 triliun pada kuartal III 2025, dari Rp9,65 triliun pada periode sama 2024. Penyumbang terbesar pendapatan ELSA berasal dari penjualan barang dan jasa distribusiย dan logistic dan energi, jasa hulu migas terintegrasi, serta jasa penunjang migasย ke pihak berelasai yakni Rp8,18 triliun. Jumlah ini sekitar 78,07% dari total pendapatan Perseroan sembilan bulan pertama 2025.
Total aset ELSAย per September 2025 sebesar Rp10,13 triliun, turun 4,6% dari Rp10,62 triliun per Desember 2024. Jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan dalam periode sama , masing-masing sebesar Rp4,99 triliun dan Rp5,14 triliun. (konrad)
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%