Kurangi Investasi, Pengendali Jual 40 Juta Saham SPMA, Kantongi Cuan Segini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Gloriajaya Gempita, pemegang saham pengendali PT Suparma Tbk (SPMA) mengurangi investasi dengan menjual sebanyak 40.000.000 unit (0,97%) sahamnya di emiten produsen kertas t...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Gloriajaya Gempita, pemegang saham pengendali PT Suparma Tbk (SPMA) mengurangi investasi dengan menjual sebanyak 40.000.000 unit (0,97%) sahamnya di emiten produsen kertas tersebut pada 15 Juni 2026.
Gloriajaya Gempita menjual saham SPMA pada harga Rp200 per lembar sehingga mengantongi dana sebesar Rp8 miliar. Tujuan Gloriajaya Gempita melepas kepemilikan saham SPMA adalah mengurangi investasi langsung di saham ini.
Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Gloriajaya Gempita terhadap saham SPMA turun menjadi 1.250.847.294 unit atau setara 30,51% dari sebelumnya sebesar 1.290.847.294 unit atau setara dengan 31,48% saham.
Dari sisi keuangan, SPMA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp10,23 miliar pada kuartal I 202, turun 22,32% dibanding Rp13,17 miliar pada kuartal I 2025. Penurunan laba tersebut disebabkan antara lain oleh peningkatan beben pokok penjualan, beban penjualan serta beban umum dan administrasi selama kuartal I 2026. Meski leba turun, penjualan bersih SPMA masih naik 2,54% jadi Rp653,027 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp636,81 miliar di periode sama 2025.
Di Bursa Efek Indonesia atau BEI, saham SPMA tercatat turun 0,96% menjadi Rp206 per unit pada perdagangan, Rabu 17 Juni 2026 dibanding sehari sebelumnya di Rp208 per unit. Selama periode sepekan, harga saham SPMA telah meningkat sebesar 7,21%, dari Rp194 per unit menjadi Rp208 per unit.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...