STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank BTPN SyariahTbk (BTPS) membukukan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun (Rp156 per saham) pada 2025, tumbuh 13,15% jika dibandingkan Rp1,06 triliun (Rp138 per saham) pada periode sama 2024.
Seperti tergambar dari laporan keuangan per Desember 2025 yang diumumkan, Rabu, 11 Februari 2026, pendapatan bersih BTPS mencapai Rp5,22 triliun pada 2025, turun tipis sebesar 3,31% dari Rp5,39 triliun pada tahun 2024.
Pendapatan BTPN dari jual beli marjin murabahah turun 5,33% menjadi Rp4,55 triliun pada 2025, dari Rp4,81 triliun tahun 2024. Sementara pendapatan bagi hasil dari pembiayaan musyarakah naik menjadi Rp34,56 miliar, dan pendapatan usaha utama lainnya juga meningkat menjadi Rp625,02 miliar pada tahun 2025.
Sepanjang tahun 2025, BTPS telah menyalurkan pembiayaan kepada nasabah sebesar Rp10,03 triliun, naik 10,83% dari Rp9,04 triliun pada tahun 2024.
Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang disalurkan BTPS mencapai Rp2,27 triliun pada tahun 2025, naik sebesar 7,27% dari Rp2,13 triliun pada tahun 2024.
Total asset BTPS per Desember 2025 sebesar Rp22,75 triliun, naik 4,61% dari Rp21,74 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas BTPS per Desember 2025, masing-masing sebesar Rp2,85 triliun dan Rp9,96 triliun.(konrad)
