Laba Jaya Ancol Turun 24,4% pada 2024, Ini Pemicunya
STOCWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) atau disebut Jaya Ancol melaba Rp177,79 miliar (Rp111 per saham) pada pada 2024. Hasil ini turun 24,4% jika dibandingkan laba bersih tahun...
Bacakan Artikel
Setelah dikurangi beban keuangan dan beban pajak, emiten pengembang properti dan pengelola kawasan rekreasi beraset Rp3,39 triliun per 31 Desember 2024 itu meraih laba sebelum pajak sebesar Rp249,26 miliar pada 2024, anjlok 30,20% dibandingkan Rp357,12 miliar pada 2023.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro