Laba Paninvest (PNIN) Melonjak 50% jadi Rp1,23 Triliun pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Paninvest Tbk (PNIN) mencatat kinerja solid pada kuartal I 2026. Emiten jasa keuangan ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,23 triliun per 31 Maret 2026. Angka tersebut...

Laba Paninvest (PNIN) Melonjak 50% jadi Rp1,23 Triliun pada Kuartal I 2026
Bacakan Artikel

Di sisi lain, beban operasional ikut meningkat. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,58 triliun. Beban kerugian penurunan nilai juga meningkat, dengan pencadangan sebesar Rp350,48 miliar, lebih tinggi dari Rp255,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan tercatat Rp240,84 triliun per Maret 2026, turun 4,94% dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar Rp253,36 triliun.

Total liabilitas menurun menjadi Rp155,67 triliun dari Rp167,94 triliun. Sementara itu, total ekuitas tercatat Rp70,27 triliun.

Sebagai entitas yang mengonsolidasikan PT Bank Pan Indonesia Tbk, Perseroan mencatat rasio keuangan yang terjaga. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto berada di level 3,00%, sedangkan NPL neto sebesar 1,11%.

Rasio kecukupan modal (CAR) konsolidasian mencapai 37,07%, meningkat dari 35,88% pada Maret 2025. Rasio cakupan likuiditas (LCR) juga kuat di level 417,60%.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: