Lembaga Pemeringkat Jepang Pertahankan Investment Grade Indonesia. Apa Artinya?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd. (JCR) kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ (Investment Grade) dengan outlook stabi...
JCR menilai kinerja ekonomi Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan mencapai 5% pada tahun 2024, didukung oleh konsumsi swasta dan investasi. Implementasi UU Cipta Kerja diharapkan dapat meningkatkan investasi asing, terutama untuk pembangunan infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara. Di sisi fiskal, kredibilitas kebijakan fiskal tetap terjaga dengan defisit fiskal yang diperkirakan tetap di bawah 3% dari PDB pada tahun 2024.
Dari segi eksternal, daya tahan ekonomi Indonesia terhadap gejolak eksternal tetap terjaga dengan cadangan devisa setara dengan 6,5 bulan impor. Investasi asing terus meningkat, didukung oleh perbaikan iklim investasi dan kinerja transaksi berjalan yang stabil.
Untuk diketahui, JCR sebelumnya juga telah mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ dengan outlook stabil pada Juli 2022. Ini menunjukkan konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan.
- 1
- 2
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun