Lepas Seluruh Saham, Direktur Utama Tak Lagi Miliki Saham NANO
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Suryandaru, Direktur Utama PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) menjual seluruh kepemilikan sahamnya (16.200.220) lembar sahamnya di perusahaan penelitian dan pengembanga...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Suryandaru, Direktur Utama PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) menjual seluruh kepemilikan sahamnya (16.200.220) lembar sahamnya di perusahaan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi rekayasa tersebut pada 24 Januari 2025. Setelah transaksi tersebut, Suryandaru tak lagi memiliki saham NANO.
Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (03/2/2025), tujuan Suryandaru menjual saham NANO adalah untuk keperluan pribadi.
Berdasarkan laporan keuangan per September 2024, pemegang saham emiten penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi rekayasa itu adalah, PT Nanotech Investama Sedaya sebesar 59,51%, PT Nanotech Riset Investama sebesar 10,50%, dan publik 11,83%.
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...