Senin, Januari 12, 2026
27.1 C
Jakarta

Lindungi Investor, BEI Suspensi Perdagangan Saham AREA dan CENT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) dan saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk  (CENT) di pasar reguler dan pasar  tunai mulai sesi I perdagangan, Rabu (23/4/2025).

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman, Rabu (23/4/2025), suspensi saham AREA  dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Saham CENT disuspensi mulai 23 April 2025 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.

Sementara itu, papar Yulianto, saham CENT dihentikan sementara (suspensi) perdagangan oleh BEI dalam rangka cooling down. Saham CENT disuspensi karena mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

“Sehingga dalam rangka cooling down dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa memandang perlu untuk melakukan suspensi saham AREA dan CENT, ” tulis Yulianto dalam pengumumannya.

Suspensi perdagangan saham AREA dan CENT, menurut Yulianto, bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di kedua saham tersebut.

Yulianto meminta supaya para pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen kedua perusahaan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gagal Cetak Rekor Baru, IHSG Turun 0,58% % ke Bawah 8.900 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski diibuka menguat di level 8.991,760, Indeks Harga...

Revitalisasi Aset, Bintang Samudera (BSML) Jual 1 Unit Kapal Tug Boat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk...

PP Persero (PTPP) Siap Jual Kembali 14.555.900 Saham Tresuri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –PT PP Persero Tbk (PTPP) berencana untuk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru