Mark Dynamics (MARK) Bagi Dividen Interim Rp20 per Saham, Catat Tanggalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp76 miliar (Rp20 per saham) pada tanggal...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp76 miliar (Rp20 per saham) pada tanggal 27 November 2025.
Presiden Direktur MARK Ridwan, dalam pengumuman yang disampaikan, Senin, 27 Oktober 2025 menjelaskan, penerima dividen interim adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) MARK per 07 November 2025.
Adapun Cum dan ex dividen MARK di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada tanggal 05 dan 06 November 2025, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 07 dan 10 November 2025. Pembayaran dividen pada 27 November 2025.
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten