Maybank Sekuritas Indonesia Bicara Tentang RAPBN 2025: Ini yang Perlu Diketahui!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Maybank Sekuritas Indonesia bicara tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 yang disusun oleh kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Maybank Seku...
Potensi penerapan pajak gula juga menjadi sorotan. Willy, analis konsumen Maybank Sekuritas, memperkirakan pajak gula dapat berdampak negatif pada industri FMCG, terutama segmen Ready-to-Drink (RTD). ULTJ dan CMRY sebagai pemain besar di pasar ini kemungkinan besar akan terkena dampak langsung, meskipun produk SIDO dan MYOR tampaknya tidak akan masuk dalam daftar pajak. Dengan target cukai lebih rendah pada 2025, yaitu Rp 244 triliun dibandingkan Rp 246 triliun di 2024, pajak cukai baru kemungkinan tidak akan terlalu besar.
Pengurangan anggaran juga terjadi di Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang mengalami penurunan dari Rp 14,8 triliun di 2024 menjadi Rp 7,7 triliun di 2025. Hal ini dinilai sebagai sinyal negatif bagi industri telekomunikasi. Etta, analis telekomunikasi Maybank Sekuritas, menilai pemerintah perlu memberikan kejelasan dan insentif untuk lelang 5G mendatang.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mengalami pemotongan anggaran sebesar 42,3% menjadi Rp 3,91 triliun dari Rp 6,78 triliun di 2024. Hasan, analis tambang Maybank Sekuritas, menyatakan bahwa ini bisa mempengaruhi proses persetujuan proyek baru dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dengan anggaran yang lebih kecil, ESDM mungkin menghadapi keterbatasan sumber daya yang bisa memperlambat evaluasi dan persetujuan proyek-proyek energi dan tambang baru.
Namun, kabar baik datang dari sektor kesehatan. Anggaran kesehatan meningkat sebesar 5,5% YoY, mencakup 5,5% dari total APBN 2025. Paulina, analis kesehatan Maybank Sekuritas, melihat ini sebagai sinyal positif untuk sektor kesehatan. Menurutnya, investasi berkelanjutan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung keterjangkauan, cakupan, dan pencegahan dalam layanan kesehatan.
APBN 2025 dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama dengan transisi pemerintahan. Revisi dan penyesuaian anggaran diperkirakan akan terjadi seiring jelasnya arah kebijakan pemerintahan baru.
- 1
- 2
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...