Medio 2025, Pendapatan ASLC Tumbuh 17,11%, Layanan Dealer Mobil Bekas Caroline.id Jadi Kunci
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berhasil mencatatkan kinerja keuangan gemilang pada semester I 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025, pendapatan ASLC me...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berhasil mencatatkan kinerja keuangan gemilang pada semester I 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025, pendapatan ASLC mencapai Rp447,1 miliar, tumbuh sebesar 17,1% dari Rp381,8 miliar periode sama tahun sebelumnya.
Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, pencapaian pendapatan ini tidak lepas dari strategi Perusahaan untuk terus memperkuat dan mempercepat digitalisasi unit bisnis Caroline.id melalui integrasi layanan Online-to-Offline (O2O) yang mempermudah konsumen membeli mobil bekas secara aman dan transparan.
Emiten yang bergerak di bisnis lelang (JBA), penjualan retailvmobil bekas (Caroline.id), dan pegadaian (MotoGadai) ini berhasil meningkatkan kinerja pendapatan sepanjang semester I 2025. Laba bersih mencapai Rp21,1 miliar.
Akselerasi digital Caroline.id mencerminkan komitmen ASLC dalam mendorong efisiensi, transparansi, dan kepercayaan dalam pasar mobil bekas di Indonesia yang menggabungkan kemudahan digital dan kepercayaan dari layanan fisik. Adapun layanan ini memudahkan konsumen bisa mencari mobil secara online sekaligus dapat memastikan kualitasnya secara langsung sebelum membeli.
“Layanan O2O telah menjadi keunggulan ASLC dibanding kompetitor. Bahkan per 1 Agustus kami akan luncurkan layanan baru ‘Titip Jual’ bagi pemilik mobil premium yang memungkinkan mereka untuk memperoleh alternatif penawaran melalui platform digital Caroline.id.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas