Merdeka Gold (EMAS) Siapkan USD 7,2 Juta untuk Secondary Listing di Hong Kong
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) tengah bersiap memperluas jangkauan pasarnya ke level internasional. Perusahaan induk pertambangan emas ini berencana melakukan pencatata...
Para pemegang saham penjual yang terlibat terdiri dari beberapa perusahaan dan individu. Mereka adalah PT Bintang Delapan Harmoni (BDH), PT Deze Trading Indonesia (Delong), PT Nugraha Eka Kencana (NEK), PT Nusantara Indah Cemerlang (NIC), dan PT Unitras Kapital Indonesia (UKI).
Selain itu, terdapat nama-nama seperti Alexander Ramlie, Edi Permadi, Hardi Wijaya Liong, dan Winato Kartono. Ada pula pihak asing yaitu Continuum SPC, Gem Hong Kong International Co., Limited (GEM), serta Sherman Mineral Trading Co., Limited.
Proses masuk ke bursa Hong Kong ini membutuhkan biaya sekitar USD 7.279.949 atau sekitar 7,2 juta USD. Nantinya, para pemegang saham penjual wajib mengganti biaya yang telah dikeluarkan oleh EMAS tersebut.
Berdasarkan penilaian dari Penilai Independen KJPP Iskandar & Rekan, nilai transaksi ini dinyatakan wajar. Analisis menunjukkan rencana ini akan menguntungkan bagi EMAS. Langkah ini bisa meningkatkan laba dan memberi nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.
Manajemen EMAS menilai, masuk ke bursa Hong Kong akan membuka pintu bagi investor dunia. Hal ini juga memperkuat profil perusahaan di mata internasional dan memudahkan pencarian modal di masa depan dengan biaya lebih murah.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...