Tuntaskan Periode Buyback, MBMA Habiskan Rp237,6 Miliar untuk Borong 492,6 Juta Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengakhiri periode pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan pada 16 Juni...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengakhiri periode pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan pada 16 Juni 2026.
Merujuk keterbukaan informasi Perseroan, program buyback tersebut berlangsung selama tiga bulan, mulai 17 Maret 2026 hingga 16 Juni 2026.
Selama periode tersebut, perusahaan tambang nikel terintegrasi ini telah menyerap 492.683.100 lembar saham dari pasar. Dana yang dikeluarkan mencapai Rp237.616.994.328. Nilai tersebut sudah mencakup biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.
Awalnya, MBMA berencana membeli kembali saham sebanyak-banyaknya 1.800.000.000 lembar. Perusahaan juga menyiapkan dana maksimal sebesar Rp1,7 triliun untuk aksi ini.
Teddy Nuryanto Oetomo, Sekretaris Perusahaan MBMA, melaporkan berakhirnya periode pelaksanaan buyback ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan ini disampaikan melalui surat nomor 094/MBM-JKT/CORSEC/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026