STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Emiten di bidang investasi multi sekor, PT Multipolar Tbk (MLPL) berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp11,54 triliun pada 2025, naik tipis 1,31% dari Rp11,39 triliun pada periode sama tahun 2024.
Penjualan terbesar MLPL tahun 2025 berasal dari lini usaha eceran dan distribusi yakni sebesar Rp7,25 triliun, sekitar 62,82% dari total penjualan. Sedangkan lini usaha teknologi informasi dan administrasi saham lainnya, menyumbang penjualan masing-masing sebesar Rp3,79 triliun dan Rp499 miliar sepanjang tahun lalu.
Kendati penjualan naik, menurut laporan keuangan Desember 2025 yang diumumkan, Kamis 5 Maret 2026, emiten bidang investasi multi sector terutama ritel, teknologi dan komunikasi beraset Rp15,08 triliun per Desember 2025 itu menderita rugi bersih sebesar Rp156,43 miliar pada 2025. Padahal, di tahun 2024, Perusahaan ini masih membukukan laba bersih sebesar Rp142,83 miliar.
Kerugian MPLP, disebabkan antara lain oleh kenaikan beban pokok penjualan sebesar Rp9,6 triliun, beban usaha Rp1,82 triliun, dan beban keuangan sebesar Rp271,76 miliar, Seain itu, kerugian MLPL juga dipicu oleh beban lain-lain bersih dan beban pajak penghasilan, masing-masing Rp137,45 miliar dan Rp137,61 miliar. Pendapatan investasi anjlok 94%, dari Rp282 miliar menjadi Rp16 miliar.
Akumulasi berbagai kenaikan beban di atas menyebabkan emiten di bidang investasi multi sektor terutama ritel, teknologi dan komunikasi tersebut menderita rugi sebelum pajak sebesar Rp8,87 miliar pada 2025, dibanding periode sama tahun 2024 masih laba sebelum pajak Rp301,52 miliar. (konrad)
