Metrodata Cetak Pendapatan Rp6,7 Triliun di Kuartal I 2026, Tumbuh 21,4%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), membukukan pendapatan sebesar Rp6,7 triliun pada kuartal I 2026, tumbuh 21,4% YoY. Perseroan juga meraih laba bersih Rp158,9 miliar di ku...
Menurut Susanto, unit bisnis solusi dan konsultasi digital membukukan pertumbuhan pendapatan 7,2% YoY. Pertumbuhan pendapatan unit bisnis ini didukung peningkatan permintaan layanan dari industri-industri utama, seperti jasa keuangan dan telekomunikasi. Permintaan layanan dari industri jasa keuangan tumbuh 10,9% YoY, sementara permintaan layanan dari industri telekomunikasi tumbuh 8,8% YoY.
Susanto mengatakan, di tengah panasnya perkembangan geopolitik yang sedang berlangsung, MTDL terus fokus pada perluasan basis pendapatan berulang (recurring income) untuk meningkatkan stabilitas pendapatan dari unit bisnis Solusi dan Konsultasi.
Kinerja yang kuat dari 8 pilar solusi digital MTDL khususnya: cloud, managed services dan digital business platform telah berhasil mendorong pertumbuhan pendapatan berulang pada periode ini hingga mencapai 60,5% dari total pendapatan unit bisnis Solusi dan Konsultasi, atau meningkat 39,5% YoY. Hal ini menunjukan kestabilan arus pendapatan dari unit bisnis Solusi dan Konsultasi.
Namun demikian, lanjut Susanto, hasil positif dari kinerja di kuartal pertama tahun 2026 tersebut tidak menghilangkan kesadaran Perseroan bahwa situasi industri saat ini sedang tidak menentu.
“Meningkatnya risiko geopolitik, keterbatasan rantai pasok, ketidakpastian harga, serta visibilitas permintaan yang terbatas menjadi tantangan nyata di depan mata. Menghadapi kondisi tersebut, MTDL memilih untuk mengeksekusi strategi dengan cara menjaga pangsa pasar, serta memanfaatkan model bisnis, produk dan solusi yang terdiversifikasi untuk mempertahankan pertumbuhan dengan penuh kehati-hatian,” ujarnya. (konrad)
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)