Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Tembus US$140,81 Miliar
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia (NPI) Januari-Juni 2026 (semester I 2026) mengalami surplus US$3,58 miliar. Ini berasal dari surplus sektor nonmigas US$19,35 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$15,77 miliar.
Menurut data BPS yang diumumkan, Senin (03/8/2026), nilai ekspor Indonesia Januari-Juni 2026 mencapai US$140,81 miliar atau naik 4,13% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya