back to top

Nusatama Berkah (NTBK) Gandeng Kalista, Siapkan Truk Listrik Kelas Berat untuk Tambang dan Logistik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nusatama Berkah Tbk (Nusatama) tancap gas mengawali tahun 2026. Emiten dengan kode saham NTBK ini menggandeng Kalista untuk mengembangkan truk listrik kelas berat (heavy-duty). 

Nusatama memilih jalur berbeda dari tren kendaraan listrik penumpang yang marak saat ini. Fokus kolaborasi ini menyasar kebutuhan industri dan logistik nasional. Sektor ini memerlukan keandalan tinggi serta kesiapan operasional yang nyata.

Kerja sama ini menandai ambisi Nusatama masuk lebih dalam ke segmen EV industri. Truk listrik yang dikembangkan bukan sekadar konsep di atas kertas. Produk ini disiapkan untuk langsung terjun ke lapangan, mulai dari sektor logistik hingga pertambangan.

Pengembangan produk dilakukan secara bertahap oleh Nusatama dan Kalista. Tim ahli sedang melakukan pengujian performa di kondisi operasional yang sesungguhnya. Spesifikasi produk terus disempurnakan agar benar-benar sesuai dengan keinginan pelanggan industri.

Langkah ini sejalan dengan agenda nasional dalam menurunkan emisi karbon. Pemerintah memang terus mendorong adopsi kendaraan listrik di berbagai sektor transportasi. Kolaborasi ini memperlihatkan arah bisnis yang kuat ke ekosistem EV industri.

Segmen ini memiliki hambatan masuk yang tinggi namun menyimpan potensi jangka panjang. Dodi Sentot selaku narasumber dari manajemen menyampaikan harapan besar atas kerja sama ini. Inovasi berkelanjutan menjadi kunci utama dalam proyek ini.

“Kolaborasi jangka panjang ini diharapkan dapat mendorong inovasi berkelanjutan sekaligus membuka peluang penerapan truk listrik yang lebih luas di berbagai sektor strategis,” ujar Dodi Sentot di Jakarta pada Jumat (9/1).

Nusatama menegaskan posisinya bukan sekadar pengikut tren EV semata. Perusahaan ingin menjadi pemain awal dalam transformasi logistik dan transportasi industri berbasis listrik. Kehadiran truk listrik berat ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan operasional industri di Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Astrindo Nusantara (BIPI) dan Indogas Kriya Dwiguna Teken Kesepakatan Jual Beli Gas Bumi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan PT...

Dituding Tak Punya Izin Limbah, BRMS Pastikan Tambang Emas Palu Beroperasi Normal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

OJK Panggil Mandiri Tunas Finance untuk Klarifikasi Dugaan Tindakan Kekerasan Debt Collector Mitra MTF

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoristas Jasa Keuangan atau OJK pada Rabu...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru