OJK Buka Suara Soal Nasib Pengawasan Bursa Usai Demutualisasi BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perkembangan terbaru terkait rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Persiapan aturan pelaksanaannya kini tengah berjalan. P...
Sebagai informasi, RPP ini merupakan tindak lanjut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Aturan ini disiapkan untuk mengubah struktur kelembagaan bursa efek. Proses demutualisasi akan memisahkan status keanggotaan dan kepemilikan bursa.
Bursa yang sebelumnya dimiliki para anggota akan berubah menjadi perseroan. Kepemilikan sahamnya pun akan lebih terbuka. Pemerintah menilai langkah ini dapat memperkuat tata kelola dan meningkatkan profesionalisme manajemen bursa. Daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global juga diharapkan meningkat.
Eddy menilai inisiatif ini sangat positif bagi industri pasar modal. Praktik ini menurutnya sudah lazim dilakukan di berbagai negara maju.
"Tapi intinya begini, ini bukan merupakan suatu hal yang negatif ya. Ini memang satu hal yang menurut saya baik dan di berbagai negara juga ini sudah dilakukan. Jadi memang bukan satu hal yang unik ya. Dan memang kalau kami melihat tujuan demutualisasi ini kan sebenarnya untuk mengarah ke tata kelola pasar yang positif, kemudian fokus juga untuk pengurangan konflik kepentingan dan peningkatan profesionalisme," jelas Eddy.
Saat ini proses penyusunan aturan masih berada di tahap kajian teknis. Pemerintah terus berdiskusi dengan pemangku kepentingan. Sejumlah isu diperkirakan masuk dalam beleid tersebut. Mulai dari batasan kepemilikan, pengelolaan konflik kepentingan, hingga transisi ke bentuk perseroan.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...