OJK Minta Insentif untuk Pasar Modal, Menkeu Purbaya: Mana Bukti Penangkapan Saham Gorengan?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi dingin usulan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait insentif fiskal untuk pasar modal. Purbaya menegaskan bahwa Kementerian Ke...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi dingin usulan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait insentif fiskal untuk pasar modal. Purbaya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan belum akan mengabulkan permintaan tersebut jika OJK belum menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan pasar modal. Ia secara spesifik menantang OJK untuk membuktikan keseriusan dalam menindak pelaku saham gorengan.
Pernyataan tegas ini disampaikan Purbaya usai menghadiri Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026, Jumat (2/1/2026). Saat ditanya awak media mengenai kepastian insentif, Purbaya justru melontarkan syarat berat.
"Mereka (OJK) belum minta insentif. Kalau mereka minta insentif saya akan tanya laporannya berapa orang ditangkap," ujar Purbaya dengan nada serius.
Purbaya juga mengomentari langkah-langkah pembenahan pasar yang dipaparkan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar. Ia mengaku masih akan memantau realisasi dari janji-janji tersebut. Menurutnya, kepercayaan pasar hanya bisa tumbuh jika regulator berani bertindak tegas.
"Tadi kan Pak Mahendra udah menyebutkan beberapa langkah tuh yang disebutkan oleh dia katanya. Saya akan lihat akan nilai terus dia serius apa nggak," tambahnya.
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...