Senin, Januari 19, 2026
30.5 C
Jakarta

Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Karawang Selangkah Lagi Beroperasi

STOCKWATCH.ID (KARAWANG) – Ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia semakin mendekati kenyataan. BPI Danantara bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus mengawal proyek strategis ini. Terbaru, instalasi peralatan manufaktur baterai di Karawang telah selesai dilakukan.

Langkah besar ini merupakan bagian dari investasi strategis hilirisasi jangka panjang. Pemerintah ingin menciptakan nilai tambah berkelanjutan di dalam negeri sesuai Asta Cita Presiden. Proyek ini dijalankan oleh PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) bersama konsorsium raksasa asal Tiongkok, CATL (CBL).

Keduanya membentuk perusahaan patungan bernama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). Perusahaan ini menjadi ujung tombak pengembangan baterai di tanah air. Fasilitas produksi ini berlokasi di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang.

Pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 43 hektar. Pada fase pertama, kapasitas produksi direncanakan sebesar 6,9 GWh. Kapasitas ini akan terus dikembangkan hingga mencapai 15 GWh pada fase kedua.

Saat ini, pembangunan Module & Pack (MP) Plant telah menyelesaikan instalasi mesin perakitan otomatis pada Januari 2026. Sementara itu, pembangunan Cell Plant untuk memproduksi unit dasar sel baterai masih terus dikebut. Fasilitas di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026.

Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto, memberikan ulasannya dalam acara Ceremony First Incoming Equipment to Cell, Kamis (15/1/2026). Ia menegaskan peran negara dalam mendorong industri berbasis teknologi ini.

“Melalui inisiatif strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur baterai nasional, tetapi juga membangun penguasaan teknologi, peningkatan kapabilitas SDM, serta integrasi sistem industri hulu dan hilir kendaraan listrik. Dengan demikian, penciptaan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi Indonesia dapat terwujud,” ujar Dwi Susanto.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini melibatkan MIND ID, PT IBI, dan CATL. Mereka akan fokus pada penelitian dan pengembangan produk baterai serta energi terbarukan. Sinergi ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia di rantai nilai baterai hulu hingga hilir pada tahun 2028.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyebut kolaborasi ini sebagai jembatan penggerak hilirisasi. Ia berkomitmen mengoptimalkan sumber daya alam mineral nasional sebagai motor pembangunan masa depan.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” kata Maroef Sjamsoeddin.

Direktur Utama PT IBI, Aditya Farhan Arif, turut menegaskan komitmen perusahaan. Ia ingin industri baterai nasional tumbuh terintegrasi dan berdaya saing global. Kemajuan proyek CATIB saat ini menjadi cerminan kesiapan infrastruktur dan teknologi Indonesia.

“PT IBI berkomitmen memastikan pengembangan ekosistem baterai nasional berjalan secara konsisten dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU adalah cerminan komitmen agar keberadaan industri baterai nasional dapat berkontribusi pada peningkatan kepakaran Indonesia di bidang material maju untuk energi, khususnya teknologi baterai,” jelas Aditya Farhan Arif.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PMI BI di Atas 50%, Tanda Industri Pengolahan RI Kian Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja industri pengolahan Indonesia menunjukkan pertumbuhan...

Daya Beli Kuat, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Bakal Makin Melesat di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja dunia usaha di Indonesia menunjukkan...

Pemerintah Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global di WEF Davos

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru