Pasar Asia-Pasifik Tertekan, Data Ketenagakerjaan AS Ganggu Harapan Pemangkasan Suku Bunga
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik melemah pada penutupan perdagangan hari Senin sore (13/1/2025) waktu setempat. Pelemahan ini terjadi setelah laporan pekerjaan AS yang kuat menurunkan...
Di Tiongkok, sentimen pasar kian negatif setelah bank sentral setempat menangguhkan pembelian obligasi pemerintah. Yield obligasi 10-tahun Tiongkok menyentuh level terendah sepanjang sejarah bulan ini. Nilai tukar yuan juga melemah tajam, dengan yuan onshore mencapai posisi terendah dalam 16 bulan terakhir terhadap dolar AS. Yuan offshore terus merosot sejak September lalu.
Investor kini menunggu data ekonomi penting minggu ini. Bank of Korea akan menggelar pertemuan pada Kamis, bersamaan dengan laporan tingkat pengangguran Australia. Tiongkok dijadwalkan merilis data PDB kuartal IV 2024 pada Jumat, bersama laporan penjualan ritel dan output industri.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan