Patok Bunga 9% per Tahun, Bumi Resources Resmi Tawarkan Obligasi Rp780 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mulai melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2025 senilai Rp780 miliar pada hari ini, Kamis 11 Desember 2025. Obligasi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mulai melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2025 senilai Rp780 miliar pada hari ini, Kamis 11 Desember 2025. Obligasi ini bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi I BUMI dengan target dana sebesar Rp5 triliun.
Manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis 11 Desemberr 2025 mengemukakan, obligasi tersebut memiliki bunga tetap 9% per dengan jangka waktu lima tahun.
Bunga obligasi I akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 16 Maret 2026 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo pada 15 Desember 2030.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar Rp340,88 miliar akan digunakan Perseroan dalam rangka pengembangan bisnis untuk pembayaran sebagian nilai pelunasan rencana akuisisi dan penyetoran modal terhadap Jubilee Metals Limited (“JML”) (“Rencana Akuisisi JML”).
Sedangkan sebesar Rp333,6 miliar akan digunakan Perseroan dalam rangka pengembangan bisnis Perseroan untuk pemenuhan kewajiban pembayaran kepada PT Supreme Global Investment (“SGI”) selaku pihak penjual sehubungan dengan sebagian nilai pelunasan rencana akuisisi terhadap PT Laman Mining (“LM”). Adapun sebesar Rp97,50 miliar untuk pemberian pinjaman kepada WFL, selanjutnya akan digunakan WFL untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja lanjutan WFL di tahun 2026 sampai dengan tahapan produksi.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...