Pendapatan Ambles 87%, FORU Siapkan 5 Strategi hingga Right Issue
STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penurunan kinerja keuangan pada kuartal I 2026. Perusahaan mencatat penurunan...
Hadi juga menyoroti kondisi ekonomi makro yang memengaruhi bisnis. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat melemah lebih dari 7% sejak awal tahun. Selain itu, inflasi pada Mei 2026 mencapai 3,08% dan kenaikan suku bunga BI Rate sebesar 100 basis poin turut memengaruhi daya beli masyarakat.
Meskipun persaingan di industri periklanan dan digital semakin ketat, FORU optimis terus berkembang. Perusahaan memantau penggunaan media digital dan platform berbasis internet yang terus meningkat.
Sebagai bagian dari langkah strategis, FORU berencana melakukan penambahan modal. Aksi korporasi ini dilakukan melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau right issue.
"Perseroan berencana untuk melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu I (PMHMETD I), perubahan kegiatan usaha, transaksi material, dan transaksi afiliasi," ujar Pranggono.
Hingga saat ini, perusahaan menyatakan tidak ada informasi material yang dapat memengaruhi harga saham secara drastis. Perusahaan juga tidak sedang menghadapi perkara hukum apa pun. Kinerja operasional tetap berjalan normal dengan fokus pada penyelesaian proyek yang sudah ada.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...