Pendapatan Tumbuh, Rugi Bukalapak Naik 13,97%. Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukalapak.Com Tbk (BUKA) mencatat pendapatan bersih Rp4,46 triliun pada 2024. Hasil ini naik 0,45% dibandingkan pendapatan bersih BUKA sebesar Rp4,44 triliun pada 2023.

Akan tetapi, kenaikan beban pokok pendapatan lebih besar dibandingkan pertumbuhan pendapatan bersih, yaitu 10,32% dari Rp3,39 triliun menjadi Rp3,74 triliun. Beban umum dan administrasi naik 7,41% dari Rp1,35 triliun menjadi Rp1,45 triliun. Rugi nilai investasi bersih meningkat 25,20% dari Rp1,23 triliun menjadi Rp1,54 triliun. Akibatnya, rugi usaha BUKA meningkat 17,84% dari Rp2,13 triliun pada 2023 menjadi Rp2,51 triliun pada 2024.

Menurut laporan keuangan BUKA per 31 Desember 2024 yang diumumkan, Rabu (19/3/2025), rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,55 triliun (Rp15 per saham) pada 2024, meningkat 13,97% dari Rp1,36 triliun (Rp13,24 per saham) pada 2023.

Dari sisi neraca, BUKA mengumpulkan total ekuitas Rp23,70 triliun per 31 Desember 2024, turun 6,43%  dari Rp25,33 triliun per 31 Desember 2023. Sementara total liabilitas meningkat 38,13% dari Rp792,03 miliar menjadi Rp1,094 triliun. Sedangkan total aset BUKA tercatat Rp24,79 triliun per 31 Desember 2024, turun 5,09% dari Rp26,12 triliun per 31 Desember 2023.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BRI Salurkan KPR Subsidi Senilai Rp17,13 Triliun Hingga Akhir Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terus...

Pecah Rekor, Chandra Asri Raup Laba Bersih USD 205 Juta pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)...

Kantongi Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata, Ternyata Ini Tiga Ambisi Besar ZYRX Selanjutnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru