back to top

Pengendali Asri Karya Lestari (ASLI) Siap Divestasi 69,52% Saham Perusahaan, Siapa Pembelinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham pengendali PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), yakni Sudjatmiko berencana untuk melepas kepemilikan 4.345.000.000 lembar sahamnya atau setara dengan 69,52% dari  modal ditempatkan dan disetor penuh ASLI kepada PT Wahana Konstruksi Mandiri.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Manajemen ASlI, Jumat, 28 November 2025, penjual dan calon pembeli telah melakukan negosiasi sehubungan dengan rencana transaksi tersebut di atas. Negosiasi tersebut bertujuan untuk merumuskan transaksi jual – beli saham ASLI yang dimiliki Bapak Sudjatmiko. Adapun transaksi tersebut  berpotensi menyebabkan terjadinya perubahan pengendali pada PT ASLI.

Pada saat sama, para pihak juga telah menandatangani sebuah Term Sheet sehubungan dengan  rencana pengambilalihan saham ASLI pada tanggal 27 November 2025, yang isinya antara lain  sebagai berikut,

Term Sheet bersifat bersyarat dan penyelesaian dari Rencana Pengambilalihan akan bergantung pada terpenuhinya syarat dan ketentuan dalam Term Sheet, antara lain, terpenuhinya atau dikesampingkannya syarat – syarat tangguh.

Selain itu, para Pihak  juga telah menyepakati klausula – klausa pengakhiran yang lazim terjadi apabila syarat dan ketentuan dalam Term Sheet tidak dipenuhi atau diselesaikan, antara lain, pengakhiran dengan kesepakatan antara Para Pihak secara tertulis, dan pengakhiran karena tidak terpenuhinya beberapa syarat tangguh.

Adapun penandatanganan Term Sheet belum dapat dianggap telah terjadinya transaksi yang mengakibatkan perubahan pengendalian berdasarkan POJK No. 9/2018 hingga terjadinya penyelesaian Rencana Pengambilalihan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat.

Sesuai dengan dan dalam rangka memenuhi ketentuan-ketentuan Pasal 4 ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Wahana Konstruksi Mandiri selaku pembeli telah mengumumkan rencana transaksi ini pada tanggal 28 November 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buntut Penggeledahan OJK dan Bareskrim, Mirae Asset Buka Suara Soal Uang Rp14,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Manajemen PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia...

Triwulan I 2026, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Penjualan Batubara 6,8 Juta Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)...

Penjualan Batubara Indo Tambangraya (ITMG) Naik 3% Jadi 24,7 Juta Ton pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru