Perdagangan Perdana di BEI, Saham Aviana Sinar Abadi Menguat 30%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (07/2). Pada saat pembukaan perdagangan, saham IRSX naik Rp...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (07/2). Pada saat pembukaan perdagangan, saham IRSX naik Rp30 (30%) menjadi Rp131 dari harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Rp101/unit. Volume perdagangan saham IRSX di Pasar Reguler BEI mencapai 71,46 juta unit senilai Rp6,95 miliar. Adapun frekeunsi perdagangan sebanyak 2.298 kali.
IRSX menjadi emiten ke-13 tahun 2023 atau perusahaan tercatat ke 838 di BEI. Perseroan melepas sebanyak satu miliar saham baru bernominal Rp15 per unit ke investor publik. Itu mencapai 20% dari modal disetor IRSX setelah IPO saham. Dari aksi korporasi ini, IRSX mendapatkan tambahan modal sebesar Rp101 miliar.
Bersamaan dengan IPO saham, IRSX juga menerbitkan 1,4 miliar waran seri I. Ini diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang lima saham hasil IPO memperoleh tujuh waran seri I. Setiap pemegang satu waran seri I berhak membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp91 per unit.
Sebesar 51,02% dana IPO saham akan digunakan oleh entitas anak Perseroan, yaitu PT Digital Nata Karya (DNK) untuk modal kerja dan belanja modal. Sebesar 27,55% akan digunakan oleh entitas anak Perseroan, yaitu Aviana Semesta Anugerah (ASA) untuk modal kerja dan belanja modal. Sisa dana IPO saham sebesar 21,43% dan dana dari waran seri I, seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.
Direktur Utama IRSX Gusti Ngurah Komang Panji Pramana mengatakan, seluruh dana dari IPO dan hasil pelaksanaan waran akan digunakan untuk belanja modal, modal kerja, serta pengembangan usaha Perseroan dan anak perusahaan. “Dengan pengalaman ekstensif menyediakan solusi untuk klien-klien kami, dan juga tim yang handal, kami optimis dapat terus memberikan nilai yang positif bagi pemegang saham dan dapat terus berkontribusi menggembangkan inovasi dan solusi pada ekonomi digital, khususnya dalam sektor teknologi di Indonesia.” ujar Panji dalam keterangan resmi, Selasa (7/2/2023).
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026