Perkasa, Bursa Saham Wall Street Ditutup Menguat!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street kompak ditutup menguat pada penutupan perdagangan hari Senin (19/9) waktu setempat. Menurut Dimas wahyu – analis Bahana Sekuritas, penguatan Bursa AS...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa saham Wall Street kompak ditutup menguat pada penutupan perdagangan hari Senin (19/9) waktu setempat. Menurut Dimas wahyu – analis Bahana Sekuritas, penguatan Bursa AS jelang pertemuan The Fed itu lantaran para pelaku pasar optimis Bank Sentral AS kembali akan menaikan suku bunga.
“Pelaku pasar optimistis, suku bunga akan kembali dinaikkan 75bps.” ujarnya, dalam laporan riset di Jakarta, Selasa (20/9).
Hariyanto Wijaya, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia menambahkan, Indeks ekuitas AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin karena investor mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan moneter Fed.
“Pertemuan dua hari The Fed akan dimulai pada hari Selasa, dan pasar mengharapkan bank sentral AS untuk menerapkan kenaikan suku bunga 75 bps ketiga berturut-turut,” paparnya.
Berdasarkan data ekonomi AS, demikian Hariyanto, sentimen pembangun rumah AS turun untuk bulan kesembilan berturut-turut. Ini merupakan penurunan terpanjang sejak 1985. Penjualan saat ini dan masa depan telah jatuh ke level terlemah sejak Mei 2020.
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Prabowo Ungkap 121 Kebijakan Transformatif dalam 663 Hari
- Prabowo: Pembangunan Bangsa Tugas Bersama
- Agenda Sidang Tahunan MPR 2026: Prabowo Sampaikan Pidato, Jokowi Hadir, Megawati...
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti