Perkuat Bisnis di Singapura, Anak Usaha DOID Guyur Modal USD 46,5 Juta
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) memperkuat posisi keuangannya di Singapura. Ini dilakukan dengan penyuntikan modal tambahan pada anak usahanya, Bukit Makmur Mandiri Utam...
Di sisi lain, DOID selaku induk usaha juga memiliki saham langsung di BUMA SG. Meski secara persentase menyusut dari 2,79% menjadi 1,54%, nilai nominal modal yang disetor tetap sama. DOID memegang modal sebesar USD 1,6 juta.
Secara keseluruhan, total modal ditempatkan dan disetor BUMA SG melonjak. Nilainya tumbuh dari USD 57,35 juta menjadi USD 103,85 juta.
Manajemen memastikan langkah strategis ini tidak membawa dampak buruk bagi grup. Operasional perusahaan tetap berjalan normal seperti biasa. Kondisi keuangan perseroan juga dinilai tetap kokoh.
"Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," tegas Samuel dalam keterbukaan informasi Selasa (26/1/2026).
Aksi korporasi ini telah tercatat secara resmi. Pencatatan dilakukan pada Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis berkelanjutan bagi emiten berkode saham BOLD tersebut.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem