Minggu, Januari 11, 2026
26.8 C
Jakarta

Perkuat Tata Kelola, BTN Angkat Didyk Choiroel Jadi Komisaris Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN resmi menambah jajaran komisaris. Keputusan tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (7/1/2026). Pemegang saham menyetujui pengangkatan Didyk Choiroel sebagai komisaris baru perseroan.

Keputusan ini menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Langkah tersebut juga bertujuan memastikan kesinambungan kepemimpinan di tengah transformasi bisnis. Perseroan ingin tetap tumbuh berkelanjutan dalam dinamika industri perbankan yang cepat berubah.

Selain penambahan komisaris, RUPSLB BTN menyetujui perubahan anggaran dasar perusahaan. Penyesuaian ini mengikuti terbitnya Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025. BTN juga menindaklanjuti surat dari Kepala BP BUMN terkait regulasi terbaru tersebut.

RUPSLB  turut menyepakati pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026. Hal ini sesuai dengan Pasal 15G UU BUMN. Aturan tersebut mewajibkan direksi menyusun RKAP sebelum tahun buku berikutnya dimulai.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu memaparkan kinerja perusahaan tetap solid hingga akhir 2025. Total aset BTN tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY). Nilainya kini mencapai sekitar Rp 510 triliun.

“Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator,” kata Nixon.

Nixon menjelaskan penyesuaian pengurus adalah komitmen agar organisasi tetap adaptif. Struktur yang baru diharapkan meningkatkan sinergi antarfungsi dan mempercepat pengambilan keputusan strategis.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi.,” ujarnya.

Berikut susunan Dewan Komisaris BTN yang baru:
Komisaris Utama: Suryo Utomo
Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
Komisaris: Fahri Hamzah
Komisaris: Didyk Choiroel
Komisaris Independen: Ida Nuryanti
Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Adapun susunan Direksi BTN tidak mengalami perubahan:
Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
Direktur Commercial Banking: Hermita
Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra

Perubahan pengurus ini akan efektif setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Didyk Choiroel harus melewati penilaian uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) terlebih dahulu.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional,” pungkas Nixon.

Manajemen BTN menyambut hangat kehadiran Didyk Choiroel dalam formasi kepemimpinan yang baru. Komposisi ini diharapkan mampu menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Selain itu, manajemen optimistis daya saing BTN akan semakin kuat di masa depan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komposisi Pemegang Saham BRMS Akhir 2025: Investor Sugiman Halim Genggam 7,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

Ekspansi Rumah Tapak, Pengendali Diamond Citra (DADA) Akuisisi PKSI Rp174,8 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk...

UBS AG London Lepas 289,6 Juta Saham BUMI, Raup Rp133,81 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – UBS AG London mengurangi porsi kepemilikan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru