Perluas Pasar, Damai Sejahtera Abadi Dirikan Anak Usaha Baru
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) mengungkapkan, pihaknya telah mendirikan anak perusahaan baru, yakni PT Damai Lestarijaya Nusantara di Tangerang, Banten pada 11 J...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Manajemen PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) mengungkapkan, pihaknya telah mendirikan anak perusahaan baru, yakni PT Damai Lestarijaya Nusantara di Tangerang, Banten pada 11 Januari 2024. Demiikian disampaikan oleh Poedji Harixon, Direktur Utama ย UFOE dalam pengumuman tertulis di Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Menurut ย Poedji, komposisi pemegang saham Damai Lesatarijaya Nusantara adalah UFOE sebesar 60% , Ibu Yuvella Setyawan sebesar 20%, Bapak Yudhi Setyawan sebesar 15%, dan Ibu Valentine Wangga sebesar 5%.
Poedji menjelaskan, susunan Direksi dan Komisaris Damai Lestarijaya Nusantara sebagai berikut:ย Bapak Yudhi Setyawan menjabat Direktur Utama dan Ibu Valentine Wangga sebagai Direktur Perseroan. Sementara Bapak ย Ir. Pudji Harianto ย adalah Komisaris Utama dan Ibu Yuvella Setyawan, serta Bapak Henry Budiona, SE, masing-masing sebagai anggota Komisaris Perseroan.
โPendirian anak usaha baru Damai Lestarijaya Nusantara diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan memperkuat kinerja Perseroan, โ katanya. Damai Lestarijaya Nusantara adalah anak usaha UFOE yang bergerak di bidang perdagangan ritel produk elektronik dan furniture rumah tangga.
Per September 2023, UFOE membukukan penjualan bersih sebesar Rp642,10 milia, naik 18,52% dari Rp541,77 miliar pada periode sama 2022. Dari penjualan tersebut, emiten di bidang perdagangan ritel produk elektronik dan furniture rumah tangga beraset Rp453,97 miliar per September 2023 itu meraih laba bersih sebesar Rp11,25 miliar pada Januari-September 2023, meningkat 11,68 % jika dibandingkan Rp10,08 miliar pada Januari-September 2022.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Ekonomi dan Masyarakat
- HUT ke-81 RI, Danantara dan BRI Perluas Layanan hingga Perbatasan dan Pulau Terl...
- 85% BTS Telkomsel Pulih Pasca Gempa NTT, 2.600 Pelanggan IndiHome Kembali Terlay...
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin