Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah Tipis dari Vietnam, Unggul dari AS dan Korsel!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Ekonomi Indonesia tumbuh 5,12% secara tahunan pada kuartal II-2025. Capaian ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Korea Selata...
Bacakan Artikel
[caption id="attachment_44869" align="alignnone" width="1170"]
Sumber Data: BPS[/caption]
Sumber Data: BPS[/caption]
Dalam laporan World Economic Outlook edisi Juli 2025, IMF mencatat pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,5% pada 2023 dan 3,3% di 2024. Untuk tahun 2026, proyeksi pertumbuhan berada di level 3,1%.
Negara-negara maju diperkirakan hanya tumbuh 1,5% di 2025. Angka ini menurun dibandingkan 1,8% pada 2023 dan 2024. Di sisi lain, negara berkembang dan pasar berkembang diperkirakan tumbuh 4,1%, turun dari 4,7% di 2023 dan 4,3% di 2024.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun