Prabowo Buka 2 Juta Hektar Sawah Baru,Indonesia Ekspor Beras dan Jagung!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan Indonesia. Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks MPR/...
Ia menegaskan sanksi bagi pelaku usaha yang menimbun barang pokok saat terjadi kelangkaan atau gejolak harga sesuai UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, yakni pidana penjara maksimal lima tahun dan/atau denda hingga Rp50 miliar.
Prabowo memastikan perusahaan besar yang melanggar akan diproses hukum dan asetnya disita. โJangan pernah anggap yang besar dan yang kaya bisa bertindak seenaknya. Pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu membela kepentingan rakyat Indonesia,โ tegasnya.
Beras disebutnya sebagai hajat hidup orang banyak. Atas dasar itu, ia mengumumkan kebijakan baru: usaha penggilingan beras skala besar harus mendapat izin khusus pemerintah atau dijalankan oleh BUMN atau BUMD.
- 1
- 2
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%