back to top

Prediksi IHSG Menguat, BRI Danareksa Sekuritas Sarankan ‘Beli’ RAJA CS dan ‘Jual’ INTP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (10/12/2025). Hal itu disampaikan oleh Reza Diofanda, Teknikal Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.

Menurut Reza, secara teknikal, tren bullish IHSG masih terjaga. Support berada di level 8.615. Resistance terdekat berada di 8.684. Pasar mencermati hasil keputusan suku bunga The Fed. Pelaku pasar juga menunggu rilis data domestic retail sales. Kedua sentimen ini menjadi perhatian utama dalam perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (9/12/2025), IHSG melemah 53,52 poin atau 0,61% dan berakhir di level 8.657,18. Sebanyak 432 saham melemah. Ada 119 saham stagnan. Sebanyak 250 saham berhasil menguat.

INet foreign buy tercatat Rp68,92 miliar. Tekanan jual muncul pada saham-saham berkapitalisasi besar. Aksi taking profit turut menekan pergerakan indeks.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:

1.RAJA – BUY
Pergerakan harga saham RAJA masih dalam trend yang bullish dan membentuk pola bullish pennant yang telah tertembus. Pola tersebut memberikan signal untuk melanjutkan trend bullish dengan target resistance terdekat pada Rp7300 – 7775.

2.BRPT – BUY
Pergerakan saham BRPT masih dalam trend yang bullish. Harga berhasil untuk bertahan diatas level supportnya pada Rp3.300 – 3.430. Jika terjadi rebound, maka ada potensi untuk menguat menuju level resistance terdekatnya pada Rp3.620 – 3.830.

3.JPFA – BUY
Pergerakan saham JPFA masih dalam trend yang bullish. Saat ini, harga mampu pullback diatas level supportnya pada Rp2.520 – 2.600. Selama berada diatas level tersebut, masih terdapat potensi untuk menuju resistance selanjutnya pada Rp2.840 – 3.050

4.INTP – SELL
Pergerakan saham INTP cenderung memiliki trend yang sideways. Harga terlihat belum mampu menembus level resistancenya pada Rp6.925 – 7.175 dan melemah. Waspadai potensi pelemahan hingga support terdekatnya pada Rp5.800 – 6.000.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Ungkap Strategi Dongkrak Free Float Emiten, Rights Issue hingga Divestasi Jadi Opsi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong...

Sah! DPR Tetapkan 5 Komisioner OJK Baru, Friderica Widyasari Dewi Jabat Ketua

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...

RUPS BCA Setujui Pembagian Dividen Rp41,4 Triliun, 72% dari Laba 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan  (RUPST) PT Bank Central...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru