back to top

Presiden Direktur dan Komisaris Independen Lippo Karawaci Kompak Mundur

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar mengejutkan datang dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dua petinggi perusahaan sekaligus menyatakan mundur dari jabatannya. Mereka adalah Marlo Budiman selaku Presiden Direktur dan Kartini Sjahrir sebagai Komisaris Independen.

Manajemen LPKR melaporkan fakta material ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Februari 2026. Langkah tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi keterbukaan informasi bagi perusahaan publik.

Sekretaris Perusahaan LPKR, Ratih Safitri menjelaskan perseroan telah menerima surat resmi pengunduran diri keduanya pada 30 Januari 2026. “Pada tanggal 30 Januari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Marlo Budiman dari jabatannya sebagai Presiden Direktur Perseroan,” ujarnya dalam surat resmi.

Selain Marlo, tokoh senior Kartini Sjahrir juga memutuskan menanggalkan posisinya. Ratih menambahkan, “Pada tanggal 30 Januari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Kartini Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan.”

Manajemen memastikan peristiwa ini tidak membawa pengaruh buruk bagi jalannya bisnis. Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan. Kelangsungan bisnis emiten properti ini tetap berjalan normal seperti biasanya.

Terkait keputusan tersebut, perusahaan akan segera memprosesnya melalui mekanisme internal. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait dengan pengunduran diri tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, LPKR merupakan pemain besar di sektor real estate dan urban development. Bidang usahanya mencakup pembangunan perumahan, perkantoran, perindustrian, hingga perhotelan. Perseroan juga mengelola rumah sakit, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, hospitality, serta pelayanan kesehatan.

Seluruh operasional bisnis ini tetap terjaga meski terjadi perubahan di level pimpinan puncak. Pemegang saham diharapkan tetap tenang menanti hasil keputusan RUPS mendatang. Perusahaan berkomitmen menjaga transparansi informasi kepada publik dan para investor.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Tetap Pede Kejar 50 IPO 2026 Meski Free Float Naik Jadi 15%, Kantongi Dua Calon Emiten Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pede...

Free Float 15% Berlaku Bertahap, OJK–BEI Bahas Dampak ke Calon Emiten di Pipeline IPO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa...

Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru