Produksi Pemanduan IPCM Melesat 70% di 2025, Dirut: Modal Kuat Hadapi 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan rapor hijau sepanjang 2025. Anak usaha Pelindo Group ini sukses meningkatkan produksi jasa pemanduan dan penundaan kapal secara...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan rapor hijau sepanjang 2025. Anak usaha Pelindo Group ini sukses meningkatkan produksi jasa pemanduan dan penundaan kapal secara signifikan.
Hingga Desember 2025, total produksi penundaan IPCM mencapai 1,85 juta GT Jam. Angka ini tumbuh 6,67% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini ditopang peningkatan layanan pada segmen umum dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Sektor Terminal Khusus (TERSUS) juga ikut memberikan kontribusi positif.
Meningkatnya aktivitas kapal niaga, energi, dan peti kemas di berbagai pelabuhan utama menjadi pemicu utama. Hal ini sejalan dengan peran strategis perseroan dalam mendukung kelancaran logistik nasional.
Lini bisnis pemanduan mencatatkan tren pertumbuhan yang paling solid. Total produksi pemanduan mencapai 747,99 juta GT hingga akhir 2025 atau melonjak 70,17%.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas